Tampilkan postingan dengan label Aneka Tips Asal Usul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneka Tips Asal Usul. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Februari 2010

Google

Google Google - google.com - google.co.id (all google). Kata satu ini tentu sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Google adalah search engine terbesar di dunia saat ini. Google diibaratkan sebagai pengendali dari dunia internet, banyak yang mengatakan bahhwa google adalah "the king of internet". Mungkin kita setuju dengan pertanyaan tersebut, karena hampir keseluruhan dari bisnis yang ada di internet bergantung pada google. Banyaknya jumlah pengguna google untuk mencari berita-berita di internet, membuat para pemilik website ingin mendapatkan peringkat yang baik di google. Nah hal ini tentu saja dimanfaatkan oleh perusahan besar laninnya. Contohnya adalah yang bergerak di bidang SEO. Contoh perusahaan yang bergerak di bidang seo secara tak langsung adalah perusahaan jualan link, perusahaan penjualan blogpost, dan lainnya.

Google juga merupakan lahan pekerjaan yang baik bagi para blogger, ide mereka untuk mengembangkan program periklanan (adsense), membuat para pemilik blog berpacu untuk meningkatkan jumlah visitor blog mereka. Pertanyaanya sekarang, bagaimana jika google tiba-tiba bangkrut?, saya yakin banyak perusahaan lain yang ikut gulung tikar juga hehehe.


Tapi hal ini sangat kecil kemungkinnanya, apabila kita lihat dari kreatifitas yang terus dikembangkan oleh google. Mereka selalu mengeluarkan fitur yang sangat menarik dan menjadi trend banyak orang. Beberapa dari ide brilian google adalah dengan mengambil alih Blogger atau yang lebih dikenal dengann blogspot. Google melihat ada sinar terang dari perusahaan tersebut. Baru-baru ini google juga mengeluarkan fitur baru, yaitu google buzz. Sangat menarik, sepertinya mereka ingin menyaingi twitter hehehe.

Saya rasa kita bisa belajar dari google. Mari kita baca sedikit kisah atau sejarah tentang google,,,

Kata Google berasal dari kata Googlo. Kata itu diciptakan oleh Milton Sirotta, Ponakan Edward Kasner seorang ahli Matematika dari AS. Sirotta membuat istilah Googlo untuk menyebutkan angka 1 (satu) yang diikuti 100 angka 0 (nol), Oleh karena itu penggunaan kata Google merupakan Refleksi dari kata Googlo.

Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan (24), yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid (23) yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.

Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan. Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.

Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus. Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.

Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1 juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park, California.


Dari kisah diatas kita dapat mengambil beberapa pelajaran. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dua orang remaja biasa bisa termasuk urutan orang terkaya di dunia. Hal itu mereka dapatkan dengan kerja keras, terus berusaha, kreatif dan tidak mengenal yang namanya putus asa.

Apa kita bisa sesukses pendiri google tersebut?, hehehe...biar waktu yang menjawabnya. Salam...

Minggu, 23 Agustus 2009

Asal Usul Puasa Ramadhan

Asal Usul Puasa Ramadhan Asal Usul Puasa Ramadhan. Ada beberapa orang teman saya yang berdebat soal Asal Usul Puasa Ramadhan ini. Sebenarnya darimana sih asal usul puasa dan ramahdan?, begitu kata mereka. Tak tanggung-tanggung kedua teman saya yang memilii kemampuan di bidang agama pun saling berdebat hingga hampir 5 jam hahhaa (tapi debatnya damai lho). saya pun lalu berpikir mencari berita tentang Asal Usul Puasa Ramadhan, dan akhirnya saya menemukan referensi mengenai hal ini.



Asal Usul Puasa Ramadhan

Sebenarnya kita jangan memikirkan Asal Usul Puasa Ramadhan ini, bagi saya lebih baik kita menjalankan perintahNya saja tanpa bersuyah payah memikirkan asal-usulnya, karena malah menambah pekerjaan yang tidak pening (bener ga?), tapi kalau masih mau tahu silahkan baca di bawah ini.

Kata puasa berasal dari Bahasa Sansekerta. Menurut Bahasa Arab, puasa berasal dari kata shaum atau shiam. Menurut Bahasa Indonesia, puasa artinya menahan diri. Kata menahan diri mencakup beberapa makna, seperti menahan diri tidak makan dan minum serta tidak melakukan hubungan suami istri selama waktu tertentu. Puasa sendiri dikenal oleh seluruh bangsa di dunia, seperti Indonesia, Mesir kuno, Tionghoa, Tibet, Arab, dan sebagainya, juga dilakukan oleh hampir seluruh penganut agama, baik Katholik, Kristen, Hindhu ataupun Budha.

Puasa menurut Islam lebih universal, dan bukan hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum, namun juga menahan diri dari semua hal yang dilarang oleh Allah, seperti contoh bertahan dari godaan maksiat dan menjauhi perbuatan keji, juga menjauhi perbuatan yang tidak terpuji lahir dan batin. Puasa di bulan Ramadhan, merupakan bulan untuk perenungan dan instropeksi mengenai perilaku diri, dan sekaligus mengakui kelebihan dari orang lain. Oleh karena sedang berpuasa, maka mulut akan terjaga dari kata-kata kotor, caci maki, mengumbar aib orang dan berusaha untuk tidak menyakiti perasaan orang lain.

Umat Islam diwajibkan menjalani puasa (Q.S.Al-Baqarah:183)dengan penuh kesadaran dan ketulusan, karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dari Allah. Setiap waktu luang yang ada selama menjalankan puasa, dapat diisi dengan pertobatan atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat, banyak berdoa dan berzikir juga bersedekah kepada fakir miskin, dan aktif dalam kegiatan keagamaan.

Puasa sendiri merupakan suatu proses menjadi orang yang lebih bertakwa kepada Allah. Maka dari itu, tidaklah benar bila kesempatan berpuasa sekali dalam setahun harus lewat begitu saja, karena kesempatan di bulan ini sangat baik untuk memperkaya diri dengan mencari pahala sebanyak-banyaknya.